Es Krim Sehat Tanpa Pengawet, Kenapa Ini Penting untuk Tubuh?

Daftar Isi

Es krim dan kata “pengawet” mungkin bukan dua hal yang biasanya kamu pikirkan bersamaan. Tapi ketika mulai lebih teliti membaca komposisi makanan, pertanyaan seperti “Memangnya es krim perlu pengawet?” atau “Kalau tanpa pengawet, bagaimana es krim bisa tetap awet?” jadi cukup menarik untuk dibahas.

Jawabannya ternyata tidak sesederhana “tanpa pengawet pasti lebih sehat”.

Dalam keamanan pangan, setiap bahan tambahan memiliki fungsi tertentu dan penggunaannya diatur berdasarkan standar yang berlaku. WHO menjelaskan bahwa bahan tambahan pangan, baik yang berasal dari sumber alami maupun sintetis, melalui evaluasi keamanan sebelum penggunaannya diizinkan pada kondisi tertentu.

Jadi, mari kita bedah pelan-pelan. Karena untuk makanan beku seperti es krim, cara produk diproses, dibekukan, disimpan, dan dikirim juga sama pentingnya dengan daftar bahannya.

Fungsi Pengawet dalam Makanan Beku

Sebelum membahas es krim tanpa pengawet, kita perlu memahami dulu apa sebenarnya fungsi pengawet.

Secara umum, bahan pengawet digunakan untuk membantu mempertahankan kualitas pangan dan memperpanjang masa simpannya dengan menghambat pertumbuhan mikroorganisme atau proses tertentu yang dapat menyebabkan makanan rusak. Pengawet merupakan salah satu jenis bahan tambahan pangan, sama seperti kelompok bahan lain yang memiliki fungsi teknologi tertentu.

Yang penting, “pengawet” tidak otomatis berarti “berbahaya”.

WHO menjelaskan bahwa keamanan bahan tambahan pangan dinilai melalui evaluasi ilmiah, termasuk penilaian toksikologi. Salah satu konsep yang digunakan adalah acceptable daily intake atau ADI, yaitu perkiraan jumlah suatu bahan tambahan yang dapat dikonsumsi setiap hari sepanjang hidup tanpa menimbulkan risiko kesehatan yang berarti berdasarkan bukti yang tersedia.

Karena itu, keberadaan bahan pengawet yang diizinkan dalam suatu produk tidak cukup menjadi alasan untuk menyimpulkan bahwa produk tersebut tidak baik bagi tubuh. Yang lebih penting adalah jenis bahan, fungsi, kadar penggunaan, serta apakah penggunaannya sesuai dengan regulasi pangan yang berlaku.

Lalu, kalau begitu, kenapa ada produk yang memilih tidak menggunakan pengawet?

Nah, ini kembali pada formulasi dan proses produksinya.

Untuk produk tertentu, produsen dapat merancang sistem pengawetan kualitas dengan mengandalkan kombinasi bahan baku, proses produksi, pembekuan, kemasan, serta pengendalian suhu. Pada makanan beku, pengendalian suhu menjadi bagian penting dari sistem tersebut.

Potensi Dampak Konsumsi Pengawet Berlebih

Kata kuncinya di sini adalah berlebih.

Tidak tepat mengatakan bahwa semua pengawet akan memberikan dampak buruk hanya karena merupakan bahan tambahan pangan. Seperti dijelaskan WHO, penilaian keamanan bahan tambahan dilakukan berdasarkan bukti ilmiah dan tingkat paparan yang diperhitungkan.

Karena itu, konsumen sebaiknya tidak hanya melihat apakah sebuah produk menggunakan pengawet atau tidak. Ada pertanyaan yang lebih relevan: apakah bahan tersebut diizinkan, digunakan sesuai batas yang ditetapkan, dan apakah keseluruhan produk memiliki komposisi yang sesuai dengan kebutuhanmu?

Hal ini penting karena kualitas sebuah makanan tidak ditentukan oleh satu bahan saja.

WHO menekankan bahwa pola makan sehat dibangun dari prinsip kecukupan, keseimbangan, moderasi, dan keberagaman. Komposisinya pun dapat berbeda berdasarkan usia, gaya hidup, tingkat aktivitas, budaya, dan kebutuhan individu.

Kalau kamu sedang memperhatikan pola makan, lihat produk secara lebih menyeluruh. Perhatikan daftar bahan, informasi nilai gizi, ukuran porsi, kandungan gula, lemak, dan karakteristik lain yang relevan dengan kebutuhanmu.

Dengan begitu, keputusan memilih makanan menjadi lebih berdasarkan informasi, bukan sekadar satu kata di label.

Bagaimana Produk Tanpa Pengawet Tetap Terjaga Kualitasnya?

Kalau tidak menggunakan pengawet, bagaimana produk beku seperti es krim bisa tetap sampai ke tangan konsumen dalam kondisi yang baik?

Jawabannya salah satunya adalah pengendalian suhu.

Pada produk beku, rantai dingin atau cold chain berperan penting dalam menjaga kondisi produk selama penyimpanan dan distribusi. Codex Alimentarius dari FAO/WHO menjelaskan bahwa produk quick frozen food perlu dikelola dengan pengendalian suhu yang tepat sepanjang proses penyimpanan, transportasi, dan distribusi. Untuk produk beku, suhu sekitar -18°C atau lebih rendah digunakan sebagai acuan dalam berbagai tahapan rantai dingin.

Jadi, menjaga es krim tetap beku bukan sekadar soal “biar nggak cair”.

Pengendalian suhu membantu mempertahankan kualitas produk selama perjalanan. Perubahan suhu yang tidak terkendali dapat memengaruhi karakteristik produk beku, sehingga cold chain menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas hingga produk tiba di tujuan.

Menikmati Dessert Tanpa Harus Overthinking

Setelah konsisten menjaga pola makan dan latihan, sesekali menikmati dessert bukan berarti semua usaha yang sudah kamu lakukan langsung “bubar jalan”.

Pola makan yang seimbang tetap memberikan ruang untuk menikmati makanan yang kamu sukai. WHO sendiri menekankan bahwa pola makan sehat dibangun melalui keseimbangan, moderasi, kecukupan, dan keberagaman, bukan hanya dengan menghindari satu jenis bahan tertentu.

Di sinilah dessert bisa menjadi bagian kecil dari momen reward.

Bayangkan setelah seharian beraktivitas atau selesai latihan, kamu menikmati sesuatu yang dingin, manis, dan segar. Tidak perlu dibuat terlalu serius. Kadang, momen menyenangkan memang sesederhana menikmati dessert favorit.

Paletas Wey: Tanpa Pengawet dan Dikirim dengan Dry Ice

Semua produk Paletas Wey diproduksi tanpa pengawet dan dikirim dengan dry ice untuk membantu menjaga kondisi dingin selama perjalanan hingga sampai ke tanganmu.

Paletas Wey menggunakan buah asli dan telah memiliki izin BPOM. Brand ini menghadirkan premium real fruit ice cream sebagai pilihan dessert yang lebih mindful—bukan sebagai produk kesehatan atau suplemen.

Jadi, kamu tidak perlu memandang dessert sebagai sesuatu yang harus selalu dihindari. Yang lebih penting adalah bagaimana kamu menikmatinya dalam konteks pola makan dan gaya hidup secara keseluruhan.

Pilih varian rasa Paletas Wey → Shop Paletas Wey